Oleh: nonajagoan | Desember 19, 2009

Saya aja gak tahu kemana suami saya

Di suatu hari yang panas, ditemani tekad sekuat samson dan cita-cita setinggi tiang listrik , aku datang ke kantor sebuah PTS di Semarang. Intinya sih mau nanya-nanya gimana caranya kalau mau daftar kuliah – ya eyalah…masak mau bikin martabak -.  Aku bersama seorang teman, datang dengan pakaian yang sangat santai. Kaos, celana jins dan sandal jepit. Karena anak baru – baru tahu maksudnya – di hari itu semua mahasiswa di PTS itu mengenakan seragam hitam putih, tapi karena kulit muka kami setebal tembok maka dengan cueknya kami tetap melenggang masuk ke kantor ketua jurusan xxxx ( baca: kajur) . Disana banyak sekali mahasiswa yang ngantri untuk dilayani – maap..bagi yang berotak agak kotor dimohon untuk tidak membaca kalimat ini sepotong-sepotong-  konsultasi skripsi. Karena kami merasa hanya minta sedikit info, kami merasa sah sah saja untuk ikut ngantri minta dilayani.

Karena diluar panas sangat menyengat maka masuk ke dalam kantor itu merupakan surga dunia, adem dan sejuk. Nikmat sekali pokoknya. Ada beberapa meja yang mengelilingi ruangan itu. Satu meja dihuni oleh bapak kajur yang dikerubungi oleh para mahasiswa, dan dua meja yang lain dikelilingi oleh para ibu dan bapak staff kantor. Melihat ada dua kursi kosong didepan meja bapak kajur -mahasiswa2 yang lain yang menganut asas sopan santun berdiri-, maka aku dan temanku pun langsung duduk, menghela nafas kelelahan, karena harus naik tangga sampai kelantai 4.

Tak disangka, aku mendengar sebuah teriakan seorang wanita yang walaupun aku tak melihat wajahnya, aku bisa membayangkan wajahnya, “Hai kalian manusia bersendal!'”

Aku : ” Siapa mbak?”

Temanku : Geleng-geleng.

Temanku : ” siapa ji? ”

Aku : mengangkat bahu.

Aku dan temanku lanjut ngobrol. Terdengar lagi suara yang sama. “Ya kalian!”

Aku dengan tampang tak bersalah , dan memang aku ga merasa salah “Saya bu??”

Si Ibu galak : ” Iya! cepat kalian keluar! Disini gak terima manusia bersendal !”

Aku membela diri dgn jawaban bodoh : ” saya gak tau kalau harus pake sepatu bu, lagipula saya cuma mau nanya kok bu”

” Kamu ga akan dapat jawaban! cepat keluar!!!!”

All of the people in the room stared at us. Embarassing? Of course not. Kan mukaku setebal tembok.

Setelah aku menjadi mahasiswa di PTS itupun kejadianyang hampir sama terulang lagi. Aku dan seorang teman ingin minta tanda tangan pada pak Kajur, pagi-pagi sekali. Waktu kami masuk ruangannya, ternyata pak Kajur gak ada. Yang ada cuma si ibu galak . Sampai sekarang aku gak tahu apa posisi ibu itu di ruangan si Pak Kajur.

Aku : “Permisi Bu, Pak Kajur  nya kemana ya bu??

IBu Galak : “Ya kalau gak ada disini ya saya gak tau. Memangnya saya harus ngikutin kemanapun pak Kajur pergi? Saya aja gak tau kemana suami saya. Jadi apa urusan saya harus ngurusin kemana pak Kajur ??

Gubrak…..

Hhhh…sabar…sabar…

Oleh: nonajagoan | Desember 2, 2009

Badai Meteor jam 2 dini hari

Kejadian ini terjadi beberapa hari setelah hiruk pikuk Film 2012. Officially film ini dikategorikan film remaja, tapi kenyataannya banyak banget orang tua yang mengikutsertakan anaknya untuk nonton film ini bersama mereka. mungkin supaya anaknya bisa lebih beradab, gak nakal, rajin solat, karena tahu seperti apa kiamat nantinya. Seperti juga salah seorang muridku yang ikut premiere-nya.

When I met him, entah karena sekedar fantasi atau mau bikin heboh, he said..

” mbak, katanya temenku nanti malam jam 2 dini hari ada hujan meteor. ”

I just answered ” O ya?? kata siapa??”

” Aku dong, aku kan bisa meramal ”

” Wah hebat donk….”

” Siapa dulu…adna gitu loh ”

(Salah satu bukti bahwa film bisa mempengaruhi mentalitas seorang anak )

Karena sedang dalam proses belajar mengajar 🙂 maka percakapan tentang badai meteor pun terhenti.

20 minutes later…

“Mbak, meteor tuh apa sih..? ”

Gedubrak……

( Salah satu bukti bahwa muridku belum tahu banyak tentang luar angkasa )

The End

Oleh: nonajagoan | November 22, 2009

2012

Emh…Sempet hampir jungkir balik waktu releasenya film 2012. 3 hari ngantri…gak dapet2..akhirnya di hari keempat, waktu mbak2 yang jualan tiketnya aja baru bangun tidur aku udah nungguin di bioskop yang ternyata juga belum buka. Sabar menantilah diriku ini akhirnya. Waktu pintu bioskop dibuka, orang-orang yang juga mau ngantri pada langsung berebutan masuk sambil jejeritan. Aku sih…kalem kalem aja. wong masih pagi gini.  Apes… seorang pria tegap kekar berotot berdiri didepanku langsung nyelonong aja kayak bajai ngliwatin taksi. Mau ngelabrak, jelas gak berani wong jempolnya aja segede ulekan. Sabar menanti lagilah diriku ini. Waktu mbak-mbak cantik penjual tiket udah datang dan langsung membuka loket, betapa bahagianya hati ini, jikalau aku belum beli malu kemaren mungkin dah jingkrak-jingkrak. Karna si kingkong ada didepanku, otomatis dia yang maju duluan. Asem…di depan, dia berdiri lama banget . Ternyata eh ternyata dia beli 56 tiket nonton. Busyet…nyambi jadi calo kali ya.

Banyak hal sudah kusiapkan untuk nonton pelem yang satu ini. Mulai dari suara buat ntar njerit-njerit, nguatin jantung takut tar copot saking seremnya nih film sampai seabrek-abrek jajanan selundupan.

eng ing eng….

Pelem pun dimulai. Satu jam pertama, menanti klimaks. Satu jam yang kedua, film selesai. Hah!!  I was so dissatisfied. Film elek.

Oleh: nonajagoan | Oktober 31, 2009

OON

pa11-pee-on-stupid-peoplePada suatu hari seorang teman datang mengunjungiku…

” Eh pe, kmaren aku nelpon kamu kok ga kamu jawab ?”

Sambil ngupil  “kapan?”

Dengan tampang mringis  ” kmaren sore, jam 4 ”

“öh,, tasku lagi di hape, jadi pas kamu nelpon ga  kedengeran”

Aku dan teman terdiam.

Temanku pergi. Aku bengong sendiri.

Itulah salah satu penyakitku yang susah sembuh. OOn.

Oleh: nonajagoan | Oktober 26, 2009

Mbuh

Bukan seperti monyet yang cuek bebek walaupun gak pake celana, tapi aku, selayaknya manusia  normal lainnya, mengalami saat saat sensitif, dimana terkadang menempatkan diri sebagai kasta terendah dari suatu piramida kasta. Yah..apalagi kalau bukan karena melihat makhluk-makhluk cantik lainnya berjalan dengan anggun dimuka bumi ini, hilir mudik dengan segala kekuasaannya. Dan aku, yang berada di satu sisi lain dunia yang berbeda, hanya mampu menatap kagum dan gigit jari. Melihat mereka yang sudah lebih dulu berjalan didepan ( tanpa beban dan kesalahan yang sama seperti yang pernah dititipkan Tuhan padaku ).

Sometimes, I feel nothing. I feel that i am the only one who is cursed. I am not being blessed. And i’ll never know why God give me such life like this. When the luckiness seems so far away. And no one besides me. And for many times, I ask God, what all of this means.

But, my life is mine. I can’t change it into others.  For some ways, I’m strong enough to through this life. The only life which will makes my heart more gentle and wise. And for some points, mereka-mereka tadi tak bisa menyaingi diriku. I’m sure.

Aku ga menyesal. Tak akan lagi menyesal.

Oleh: nonajagoan | Oktober 26, 2009

Kelabu

Mondrian-grey-treeSeperti aku dalam gua batu. Gelap. Pengap. Hening. Sunyi.

Jika aku dapat, akan kuledakkan beserta otakku yang pun, ikut keras membatu.

Telah kalah aku oleh waktu, yang mengurungku dalam jeruji besi tak tertentu.

Ketika cahaya hanya masa lalu, kan kukejar lagi dia.

Sampai tiba masa, tak ada lagi cahaya.

Oleh: nonajagoan | Agustus 23, 2009

I’m getting older

silhouette-senior-man_~DJB1077I can’t believe this for a second. Being 24 is older enough, I think. Biasanya sih cuma ngeliatin ato ndengerin temen2 crita yg udah pada brumur 24 taun, sebagai pendengar sih biasanya aku hanya memposisikan diri sebagai yg lebih muda. sebagai adik. dan rasanya umur 24 tahun itu begitu jauuuuuh….jauuuuuh bgt. Yah bisa dianggap berumur 24 tahun buatku seperti tak mungkin.

Dan hari ini tiba saatnya,,sebenarnya ini momen yg pas untuk merenung ( ehm..bukan merenung dink ) buat instropeksi lah…apa yg slama ini telah kulakukan, yg telah tercapai dan yang belom tercapai. hhhh..males sebenarnya mau bikin resolusi. aku ga mau muluk-muluk lah…tar terlalu banyak rencana dan janji malah ga kelakon.

Yang pasti, aku berharap aku bisa jadi orang yg bisa dipercaya, bertanggung jawab, dan jujur. itu aja deh sementara. Yang lainnya tar nyusul…

God, help me yah…

Oleh: nonajagoan | Agustus 19, 2009

Ramadhan yang mulia

1774201-Ramadhan_001_PAlhamdulillah…

Tahun ini kita bisa bertemu dengan bulan ramadhan yang mulia. Betapa Allah Yang Maha Pemurah amat menyayangi kita hingga tahun ini kita masih diberi kesempatan untuk mengecap nikmatnya ramadhan. Hm…Sudah dua taun ini aku melewati ramadhan di perantauan. Sudah dua tahun ini pula aku merasa melewati ramadhan hanya sekedarnya. Tanpa tambahan ibadah, apalagi tambahan iman. Maka betapa bersyukurnya diri ini ketika Allah masih berkenan memberiku  waktu untuk bersua dengan ramadhan. Semoga ini ramadhan terakhirku. Semoga aku masih bisa mengecap manisnya ramadhan-ramadhan yang lain.  Wallahu ‘Alam. Yang jelas…aku tak ingin menyia-nyiakan ramadhan kali ini. Dan semoga aku diberi kekuatan untuk dapat terus berikhtiar mengisi ramadhan dengan sebaik-baiknya.

Amin.

Oleh: nonajagoan | Agustus 7, 2009

Banana Smoothie

Setelah berfikir cukup lama dan cukup panjang, aku mutusin buat pindah halaman. Akulagi berbenah diri. Gak mengubah tulisanku, tapi cuma ingin menghilangkan efek negatif yang bakal kudapat kalau aku membaca tulisanku sendiri. dan, Pelan-pelan aku mencoba meng-install kembali pikiranku. Gak cuma itu, aku juga sedang mencoba mengubah sudut pandang ku tentang hidup, dan tentang apa-apa yang akan terjadi pada diri ku kedepannya. Baik atau buruk, Semuanya ku coba untuk bisa terasa manis seperti Banana Smoothie..so yummy..  Kalau sebelumnya, aku  merasa akulah manusia paling sengsara didunia, sekarang aku ingin merasa jadi manusia yang paling bahagia. Aku sedang belajar untuk tak lagi mengeluh kalau menunggu terlalu lama, aku sedang belajar untuk tak lagi jadi manusia yang mulutnya ember, aku sedang belajar untuk tepat waktu, walaupun orang yang kutunggu harus membuat aku menunggu lama, dan lain lain yang bisa membuatku lebih bahagia. Dan ketika aku mencoba, aku merasa, ternyata dunia ini gak kejam, ternyata dunia ini bisa dinikmati walaupun hanya dengan segelas teh hangat. Aku menyesal. amat menyesal. Kenapa selama 23 tahun aku hidup, aku selalu membuang-buang energi untuk mengutuk diri sendiri dan Tuhan.

Semoga, masih ada puluhan tahun kedepan yang bisa kunikmati. dan aku sangat ingin berbagi kenikmatan ini dengan orang-orang disekelilingku.

Then, Life is really  sweet as banana smoothie.

Oleh: nonajagoan | Agustus 6, 2009

Doaku malam ini


Selalu saja seperti ini. enggak terasa sudah tengah malam. dan tiap tengah malam cuma terasa satu hal. Sepi. Benar2 terasa sepinya. aku gak tahu musti berbuat apa. Bingung. Tuhan mungkin sedang melihatku dari atas sana. Dan Dia diam saja. Padahal aku sedang butuh sentuhanNya, belaianNya, kecupanNya, dan aku ingin sekali mencium kakiNya. Banyak hal yang ingin ku katakan padanya. Banyak doa yang aku minta agar dikabulkanNya.

Buat bapakku, Semoga Tuhan segera menyembuhkannya. Buat Ibuku, Semoga Tuhan memberinya kesabaran dan ketabahan. Buat Adik-adikku, Semoga Tuhan selalu memberi semangat pada mereka. Buat Gula Merahku, Semoga Tuhan melindungi mereka. Buat diriku sendiri. Semoga Tuhan memberiku kedamaian.

Older Posts »

Kategori